BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Selasa, 02 Juni 2015

realita

                When you try your best but you don’t succeed
                When you get what you want but not what you need
                When you feel so tired but you can’t sleep
                Stuck in reverse
                Setelah melewati perjalanan panjang Vivi akhirnya mulai membuka hatinya, membuka mata dan pikirannya. Tetapi memang tidak bisa sepenuhnya, ia masih tidak ingin menggantungkan hatinya pada seseorang bukan karena takut hal yang sama akan terulang, tetapi lebih kepada ia tidak menemukan seseorang itu. Entah kenapa meskipun ia sudah kembali seperti semula masih ada yang mengganjal di hatinya, masih ada tersimpan keraguan yang menyelimutinya sehingga membuatnya ingin bersenang senang menghabiskan waktu bersama teman- temannya. Vivi menyadari meskipun ia telah kembali seperti dulu tetapi akan selalu ada bekas di dalam hatinya yang membuatnya lebih berpikir lagi dalam melakukan semua tindakan. Sama seperti gelas yang pecah, seperti apapun kepingannya dikumpulkan dan disusun rapi, direkatkan kembali hingga erat, ia tidak akan terlihat sama. Akan selalu tampak retakan yang nyata.

Sabtu, 04 April 2015

date040415 "dream"

Masalah memang selalu di miliki oleh semua orang, tak terkecuali Vivi. Semakin hari Vivi semakin menutup diri, bahkan dia tak mau jujur pada dirinya sendiri, entah perasaan apa yang membuat Vivi menjadi seperti ini, takut, trauma, lelah, atau ingin tidak peduli lagi terhadap semuanya. Terkadang Vivi menjadi sosok yang sangat bijaksana tetapi terkadang dia menjadi sosok yang sangat gegabah. Hatinya berkecamuk tetapi hanya satu yang Vivi inginkan ia hanya ingin bersandar di pelukan mama, ia ingin menceritakan semua perasaannya ke mama, tentang sekolahnya,sosialnya, bahkan ia ingin menceritakan ketakutannya menghadapi UN.Vivi sangat merindukan mamanya, ia hanya bisa menahan mencoba ikhlas dan bersabar menunggu datangnya hari itu, menunggu suatu waktu yang bisa mempertemukannya kembali ke mama dalam keabadian. Tetapi beruntung mama tidak meninggalkannya begitu saja, meski tak bisa Vivi sentuh mama cukup sering mengunjungi Vivi di dunia mimpi. Hanya di dunia mimpi Vivi bisa merasakan kebersamaan bersama mama tercinta.

Jumat, 23 Januari 2015

           Masa lalu tak seharusnya kembali, dan memang tak sepantasnya kembali. Vivi sudah membuang jauh bayang- bayang Rezky dan sama sekali tak ingin mengingat apapun tentangnya. Sekarang Vivi dan Rezky menjadi orang asing satu sama lain tak ada komunikasi, tak ada bertemu, mereka berdua asik dengan kehidupan masing- masing dan Vivi telah nyaman dengan kehidupannya sekarang. Meskipun Rezky telah pergi dari kehidupan Vivi, tetapi bayang-bayang Rezky seolah tak ingin pergi dan terkadang menghantui Vivi sehingga membuatnya kerap merasa aneh,tetapi Vivi sudah tak menghiraukannya sama sekali dan menganggap hal itu hanya kebetulan saja.
          Hari ini, tepat satu tahun kepergian mama yang sangat Vivi banggakan didunia ini, mama yang tidak akan pernah Vivi lupa akan jasanya, mama yang telah membesarkan Vivi dengan penuh cinta dan kasih sayang. Vivi hanya berbaring dikamar sambil memainkan laptopnya, Vivi ingat hari ini adalah hari yang sangat ia tak percayai seumur hidupnya,hari yang sampai sekarang hanya ia anggap sebagai mimpi buruknya.Vivi hanya mencoba tidak mengingat kenangan satu tahun silam, ia tidak ingin larut dalam kesedihan karena ia tau mama tidak akan senang melihat Vivi sedih.
         Waktu menunjukan jam sebelas malam, Perasaan lelah sudah dirasakan Vivi, ia mematikan laptopnya dan mulai memejamkan matanya hingga ia bermimpi. Mama hadir mengunjungi Vivi meskipun ini cuma di dalam mimpi, mama mengajak Vivi jalan- jalan mengunjungi berbagai tempat, sebagian tempat itu adalah tempat yang dikenal Vivi dan sisanya Vivi tak mengenali tempat itu.