BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Selasa, 02 Juni 2015

realita

                When you try your best but you don’t succeed
                When you get what you want but not what you need
                When you feel so tired but you can’t sleep
                Stuck in reverse
                Setelah melewati perjalanan panjang Vivi akhirnya mulai membuka hatinya, membuka mata dan pikirannya. Tetapi memang tidak bisa sepenuhnya, ia masih tidak ingin menggantungkan hatinya pada seseorang bukan karena takut hal yang sama akan terulang, tetapi lebih kepada ia tidak menemukan seseorang itu. Entah kenapa meskipun ia sudah kembali seperti semula masih ada yang mengganjal di hatinya, masih ada tersimpan keraguan yang menyelimutinya sehingga membuatnya ingin bersenang senang menghabiskan waktu bersama teman- temannya. Vivi menyadari meskipun ia telah kembali seperti dulu tetapi akan selalu ada bekas di dalam hatinya yang membuatnya lebih berpikir lagi dalam melakukan semua tindakan. Sama seperti gelas yang pecah, seperti apapun kepingannya dikumpulkan dan disusun rapi, direkatkan kembali hingga erat, ia tidak akan terlihat sama. Akan selalu tampak retakan yang nyata.

                Cahaya lampu di kamarnya yang cukup terang terpantul di setiap dinding kamarnya, sambil mendengarkan lagu Vivi mulai mencari  hal yang bisa dipikirkannya, terbesit olokan teman temannya yang sering menyebut Vivi sebagai cewe yang gagal move on, cewe yang tidak mau membuka hatinya, atau cewe yang suka traumaan. Vivi memejamkan matanya sejenak mulai berpikir kembali kalimat- kalimat itu.
“ Bener juga ya, sampai kapan aku mau kaya gini? Gak ada perkembangan, klo gak di jalanin yah bakalan begini aja terus. Jadi apa yang harus di lakukan?”. Vivi berbicara pada dirinya sendiri.
Perasaan dan pikirannya mulai mencari jalan keluar, Vivi mulai sadar kalau ia tidak bisa seperti ini terus dan mulai membuka hatinya. Akhirnya Vivi membuat kesimpulan kalau ia harus mencari seseorang dan mulai belajar pada seseorang itu.
“ Aku tidak meminta hubungan yang bertahan lama, tetapi aku harap jika aku menjalin hubungan dengan seseorang, aku bisa mengahadapinya secara dewasa, akan aku lihat sampai mana hatiku bertahan jika itu menjadi menyakitkan seperti dulu lagi, setidaknya aku harus ingat klo aku akan menggunakan logika ku bukan perasaanku, akan ku jadikan hubungan kali ini sebagai bahan pembelajaranku untuk menjadi orang yang tangguh dan menjadikan ku lebih dewasa lagi.karena pada akhirnya aku akan bersama dengan pasangan ku yang sesungguhnya untuk selamanya”. Vivi mengiyakan omongannya sendiri.
Tidak berapa lama Vivi akhirnya memutuskan untuk menjalin hubungan dengan teman satu sekolahnya, banyak hal yang ia pelajari dan yang ia mengerti, Vivi belajar untuk menjadi tidak egois, lebih sabar, lebih mengerti. Tetapi setelah empat bulan menjalin hubungan Vivi memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini karena merasa tidak dimengerti dan Vivi sangat sering mengalah hingga akhirnya ia tidak mau disalahkan lagi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar